Dunia Matematika

Dunia Matematika
Matematika bagi sebagian orang dianggap sangat verbal. Dunia matematika dipandang sebagian orang sebagai dunia yang penuh keseriusan,penuh dengan kesungguhan sehingga diangapnya bahwa matematika itu kaku. Pembelajaran matematikapun saat ini dikembangkan dengan perpedoman pada pembelajaran yang aktif dan menyenangkan

Total Tayangan Halaman

Kamis, 12 Januari 2012

Pendidikan Karakter Bangsa

Intervensi dan habituasi

Pada dasarnya strategi yang dipakai adalah dengan Intervensi dan habituasi untuk, sekolah, keluarga, masyarakat. Intervensi dapat dilakukan dengan berbagai modus pembelajaran, seperti advokasi, konsultansi, pelatihan dan , refleksi kelompok, diskursus sosial-kultural, sarasehan,seminar, sedangkan habituasi dilakukan dengan pendemonstrasian berbagai contoh teladan sebagai langkah awal pembiasaan, penguatan dalam berbagai bentuk, penataan limngkungan belajar yang menyentuh dan membangitkan karakter. Secara rinci strategi gerakan pendidikan karakter untuk masing-masing pilar pendidikan karakter (sekolah, keluarga, dam masyarakat) digambarkan sebagai berikut.

KARAKTER UTAMA

INTERVENSI

HABITUASI

§ Jujur

Tujuan:

Seluruh anggota keluarga memiliki persepsi, sikap, dan pola tindak yang sama dalam pengembangan karakter

Strategi:

Orangtua kepada anak:

Penegakan tata tertib dan etiket/budi pekerti dalam keluarga

Penguatan perilaku berkarakter

Pembelajaran kepada anak

Sekolah kepada keluarga:

Pertemuan orangtua

Kunjungan ke rumah

Buku penghubung

Pelibatan orang tua dalam kegiatan sekolah

Pemerintah terhadap keluarga:

Fasilitasi pemerintah untuk keluarga

Tujuan:

Terbiasanya perilaku yang berkarakter dalam kehidupan sehari-hari

Strategi:

Keteladanan orang tua

Penguatan oleh keluarga

Komunikasi antar anggota keluarga

§ Cerdas

§ Tanggungjawab

§ Peduli dan kreatif

KARAKTER UTAMA

INTERVENSI

HABITUASI

§ Jujur

Tujuan

Terbentuknya karakter peserta didik melalui berbagai kegiatan sekolah

Strategi:

Sekolah terhadap siswa

Intra dan kokurikuler secara terintegrasi pada semua mata pelajaran

Ekstrakurikuler melalui berbagai kegiatan antara lain: KIR, pramuka, kesenian, olahraga, dokter kecil, PMR

Budaya sekolah dengan menciptakan suasana sekolah yang mencerminkan karakter

Pemerintah terhadap sekolah

Kebijakan

Pedoman

Penguatan

Pelatihan

Tujuan

Terbiasanya perilaku yang berkarakter di sekolah

Strategi:

Keteladanan KS, Pendidik, tenaga kependidikan

Budaya sekolah yang bersih, sehat, tertib, disiplin, dan indah

Menggalakkan kembali berbagai tradisi yang membangun karakter seperti: hari krida, upacara, piket kelas, ibadah bersama, doa (perenungan), hormat orang tua, hormat guru, hormat bendera, program 5 S, cerita kepahlawanan

§ Cerdas

§ Tanggungjawab

§ Peduli dan kreatif

KARAKTER UTAMA

INTERVENSI

HABITUASI

§ Jujur

Tujuan:

Terbangunnya kerangka sistemik perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pendidikan karakter scr nasional

Terciptanya suasana kondusif dlm masyarakat yang mencerminkan kepekaan kesadaran kemauan dan tanggungjawab untuk membangun karakter utama

Strategi:

Dari pemerintah:

Pengembangan grand design pendidikan karakter

Pencanangan nasional pendidikan karakter

Pengembangan perangkat pendukung pendidikan karakter, al: iklan layanan masyarakat, sajian multimedia (poster, siaran tv, siaran radio)

Dalam masyarakat:

Pengembangan peranan komite sekolah dlm pembangunan karakter melalui MBS

Perintisan berbagai kegiatan kemasyarakatan, pengabdian kepada masyarakat yg melibatkan peserta didik

Pelibatan semua komponen bangsa dalam pendidikan karakter, al: media massa

Tujuan:

Terciptanya suasana yang kondusif dlm masyarakat yang mencerminkan koherensi pembangunan karakter secara nasional

Tumbuhnya keteladanan dalam masyarakat

Strategi:

Keteladan dan penguatan dalam kehidupan masyarakat

§ Cerdas

§ Tanggung jawab

§ Peduli dan kreatif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar